Berkunjung ke Masjid Niujie, Beijing – Tiongkok


Pertengahan tahun 2014 yang lalu, saya berkesempatan mengikuti workshop internasional di negeri Tiongkok, tepatnya di kota Beijing. Alhamdulillah Alloh swt memberikan kesempatan tersebut untuk saya, sehingga saya bisa merasakan kata petuah Arab yang sangat masyhur, yakni “Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri Cina”🙂 . Jauh sebelum ajaran Islam diturunkan Allah SWT, bangsa Cina memang telah mencapai peradaban yang amat tinggi. Kala itu, masyarakat Negeri Tirai Bambu sudah menguasai beragam khazanah kekayaan ilmu pengetahuan dan peradaban.

2014-06-13 15.30.17Dalam salah satu kesempatan yang memungkinkan untuk berpesiar di sela-sela waktu workshop, saya berupaya untuk mencari masjid terdekat dari tempat kegiatan, yaitu Masjid Nuijie. Perjalanan saya menuju masjid tersebut cukup berliku. Meski sebenarnya letaknya tidak terlalu jauh dan dapat ditempuh dengan kereta bawah tanah kemudian menyambung dengan bus, sebagai orang asing dan ditambah minimnya petunjuk jalan beraksara latin serta jarangnya orang pribumi yang dapat diajak komunikasi, menyebabkan saya memperoleh pengalaman berharga yang sulit terlupakan. Kesempatan pertama menemukan masjid tersebut, saya tiba pada waktu yang cukup malam dan masjid sudah akan ditutup. Alhamdulillah oleh marbot masjid, saya diperkenankan untuk menunaikan sholat ‘Isya.

Nah, perjalanan pulang ke penginapan pada malam tersebut sungguh menegangkan dan tak terlupakan. Sebab saya kemalaman dan mendapat tumpangan kereta bawah tanah terakhir yang stasiun terakhirnya masih lima stasiun lagi dari stasiun awal berangkat. Dalam situasi tersebut, saya sudah berpikir lebih baik menginap di stasiun dan menunggu waktu pagi untuk kembali ke penginapan demi keamanan bersama😉 . Sembari berdoa mohon pertolongan dari Alloh SWT. Alhamdulillah atas izin Alloh SWT, saya bertemu dengan penduduk pribumi yang mungkin melihat saya dalam kesulitan, beliau tergerak menolong saya. Dengan bahasa isyarat dan agak susah saling mengerti, rupanya beliau menawarkan tumpangan taksinya kepada saya sebab penginapan saya searah dengan arah pulangnya. Saya hanya mengingat dan mengatakan tujuan saya dengan kata “tian chuang meihwa”. Dan berbekal aplikasi di smartphone, kami meluncur ke tempat penginapan saya. Alhamdulillah, saya tiba dengan selamat. Xie Xie🙂

2014-06-13 14.00.51Kesempatan kedua saya berkunjung pada hari jumat untuk menunaikan ibadah sholat jumat berjamaah bersama warga muslim di kota Beijing. Cukup unik pelaksanaan ibadah sholat jumat di masjid ini, terutama dalam hal waktu pelaksanaan dan rangkaian ibadah di luar rukun sholat berjamaah, dan kalangan muslimah banyak yang mengikuti sholat jumat berjamaah. Seluruh rangkaian ibadah sholat jumat memerlukan waktu lebih dari dua jam, diawali dengan pembacaan ayat-ayat Al Quran, lalu ceramah dalam bahasa Tiongkok lebih dari satu jam, lalu sholat sunat dua rakat berulang-ulang secara sendiri sendiri, baru terakhir rukun sholat jumat itu sendiri yang hanya beberapa menit.

2014-06-13 13.44.08Menurut saya, ibadah sholat jumat bagi warga muslim di Masjid Niujie ini menjadi momen istimewa, sebab sepekan sekali mereka bisa bertemu dengan sesama saudara muslim yang jauh-jauh tempat tinggalnya. Bahkan Masjid ini juga menjadi pertemuan dari berbagai bangsa muslim, mengingat masjid di Beijing bahkan warga muslimnya yang sedikit. Sehingga mereka memanfaatkan betul momen sholat jumat ini untuk saling bertemu, melepas rindu dan bercengkerama. Sehingga wajar jika pelaksanaan sholat jumat ini begitu istimewa dan memerlukan waktu yang lama.

Alhamdulillah saya bisa merasakan pengalaman ini.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: