Keamanan Informasi dan Kepercayaan dalam Transaksi Online


Perkembangan e-commerce dan Keamanan Informasi

Herrmann (2004) mengemukakan bahwa evolusi komputasi dan teknologi telekomunikasi, khususnya popularitas World Wide Web, mengarah pada sebuah revolusi dalam electronic commerce (kemudian ditulis e-commerce). Euforia terjadi dengan banyaknya organisasi/perusahaan dan bahkan individu mengambil kesempatan dari peluang e-commerce. Namun baru-baru ini muncul “krisis dotcom” yang ditandai banyaknya kebangkrutan perusahaan-perusahaan e-commerce. Alasan utama yang menghambat kemajuan e-commerce adalah kenyataan atau diasumsikan adanya ketidakamanan transaksi secara online. Hal ini menyebabkan keengganan produsen dan konsumen dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang sedang berkembang.

Untuk mengatasi isu keamanan transaksi, terkadang perusahaan berpromosi bahwa mereka telah menerapkan mekanisme keamanan yang terbaru dan canggih. Asumsi bahwa penyebaran fitur keamanan baru akan secara otomatis membuat bisnis ini lebih populer dan menguntungkan sejatinya tidak sepenuhnya benar. Penerapan mekanisme keamanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan justru dapat menghambat beberapa fungsi dan kecepatan pemrosesan aplikasi e-commerce. Hal ini tentunya akan menyebabkan pengguna tidak tertarik dan enggan melanjutkan transaksi.

Sumber: http://www.pdii.lipi.go.id/read/2012/10/11/keamanan-informasi-dan-kepercayaan-dalam-transaksi-online.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: