Mutiara kata


Terkadang Allah memberikan berbagai faedah kepada anda di waktu susah, yg tidak ditemukan ketika anda gembira

Apabila anda ingin agar Allah SWT membukakan pintu harapan (terhadap rahmad Allah SWT) bagi anda, maka lihatlah apa yang datang dari Allah SWT kepada anda Dan apabila anda ingin agar Allah SWT membukakakn pintu “ketakutan”, maka pandanglah apa yang datang dari anda kepada-Nya

Apabila Allah SWT membuka mulut masyarakat untuk memuji anda, padahal anda bukanlah orang yang patut dipuji, maka pujilah Allah SWT dengan pujian yang menjadi hak-Nya

Manusia paling bodoh adalah ia yg meninggalkan sesuatu (perbuatan jelek) yg ia yakini ada pada dirinya karena anggapan orang lain (bahwa dirinya adalah orang baik)

Orang mukmin sejati apabila dipuji, malu ia kepada Allah ta’ala, karena ia dipuji lantaran sifat yg tidak ia lihat keluar dari dirinya (melainkan dari Allah ta’ala)

Tutup itu ada dua macam : tutup dari maksiat dan tutup dalam maksiat Orang awam memohon kpd Allah ta’ala tutup didalam maksiat, karena khawatir jatuh martabatnya dimata masyarakat Sedangkan orang pilihan memohon kpd Allah ta’ala tutup dari maksiat, karena khawatir jatuh di mata Allah ta’ala (lepas dari perhatian-Nya)

Orang yg lalai itu selalu memandang (memikirkan) apa yg akan ia perbuat pada hari itu Sedangkan orang berakal (orang yg tidak melalaikan tauhidnya) senantiasa memikirkan apa yg akan diperbuat oleh Allah ta’ala terhadap dirinya

Janganlah anda menuntut kepada Allah ta’ala karena tertundanya keberhasilan permohonan anda, tetapi tuntutlah diri anda sendiri lantaran kemunduran adab anda kepada Allah ta’ala

Maksiat yg menimbulkan rasa hina dan rendah diri lebih baik ketimbang keta’atan yg menimbulkan rasa agung dan congkak hati

Bila anda merasa sakit karena tidak adanya pemberian Allah ta’ala, itu adalah karena anda tidak faham akan hikmah Allah ta’ala dalam keadaan tidak memberi itu

Lipatan yang hakiki adalah terlipatnya jarak dunia dari anda, sehingga anda melihat akhirat itu lebih dekat kepada anda ketimbang diri anda sendiri

Jika anda ingin mempunyai keagungan yang tetap utuh, janganlah anda menganggap agung keagungan yang bakal rusak

Manakala Allah ta’ala membukakan pintu pemahaman kepada anda ketika Dia tidak memberi anda, maka ketiadaan pemberian itu merupakan pemberian yang sebenarnya

Terkadang Allah ta’ala memberi anda, meskipun sebenarnya Dia mencegah pemberian-Nya dan terkadang Allah ta’ala tidak memberi anda, meskipun sebenarnya Dia memberi anda

Sebaik-baik permohonan yang seharusnya anda ajukan kepada Allah ta’ala adalah apa-apa yang dituntut Allah ta’ala untuk anda kerjakan

Barangsiapa tidak bersyukur atas nikmat-nikmat Allah ta’ala, berarti ia telah menawarkan diri bagi hilangnya nikmat-nikmat tadi Dan barangsiapa bersyukur atas nikmat-nikmat Allah ta’ala, berarti ia mengikat nikmat-nikmat itu dengan talinya

Barang siapa tidak menghadap Allah ta’ala dengan berbagai kehalusan karunia yang diberikan kepadanya, ia akan digiring menghadap-Nya dengan rantai-rantai cobaan

Anda adalah orang yang bebas dari segala yang anda putus daripadanya, dan menjadi budak bagi segala yang anda tamak kepadanya

Ranting-ranting kehinaan tidak akan memanjang kecuali di atas biji ketamakan

Janganlah laku ta’at membuat anda gembira karena ia keluar dari anda, tetapi bergembiralah dengannya karena ia keluar dari Allah ta’ala kepada anda

Cahaya itu dapat membuka perkara yang samar, penglihatan hati (bashierah) bisa menerapkan hukum sebagaimana mestinya

Tidak ada amal yang lebih bisa diharapkan untuk diterima daripada amal yang sama sekali tidak anda pandang (karena anda hanya memandang Dzat yang menggerakkan amal itu, yakni Allah ta’ala)

Di antara tanda matinya hati adalah tidak adanya rasa sedih karena kehilangan kesempatan berbuat tha’at(ibadah) dan meninggalkan penyesalan atas kesalahan yang terlanjur dibuat

Janganlah anda meninggalkan zikir karena tidak adanya kehadiran anda (konsentrasi anda)bersama Allah ta’ala dalam berzikir itu Sebab lengahnya anda dari zikir (tidak berzikir sama sekali)lebih berat ketimbang kelengahan anda ketika berzikir (berzikir tanpa konsentrasi)

Bagusnya amal (kesempurnaan amal) merupakan buah baiknya keadaan hati Sedangkan baiknya keadaan hati adalah sebagian dari tanda ketetapan didalam kedudukan hati yang menempati

Terkadang anda berbuat jelek tetapi tampak sebagai kebaikan, lantaran anda berkawan dengan orang yang tingkah lakunya lebih jelek dari pada anda

Sinar mata hati itu memperlihatkan betapa dekat Allah ta’ala dengan anda Dan keadaan mata hati itu sendiri memperlihatkan kepada ketiadaan anda karena wujud-Nya Sedangkan haq mata hati memperlihatkan kepada wujud-Nya, bukan kepada ketiadaan anda dan bukan pula kepada wujud anda

Berkawan dengan orang bodoh yg tidak menyukai nafsunya adalah lebih baik bagi anda ketimbang berkawan dengan orang alim tapi menyukai nafsunya Mana ada ilmu yg dimiliki orang alim , kalau ia menyukai nafsunya, dan dimanakah letak kedunguan orang bodoh yg tidak menyukai nafsunya ?

Keinginan anda untuk mengetahui berbagai cela diri anda adalah lebih baik ketimbang keinginan anda untuk mengetahui bermacam perkara gaib yang terhalang dari anda

Orang-orang yang baru melangkah menuju Allah ta’ala menerima petunjuk melalui cahaya tawajjuh (cahaya sebagai hasil ibadah dan memerangi nafsu) Sedangkan orang-orang yang telah sampai kepada Allah ta’ala memiliki cahaya berkat menghadap kepada-Nya

Apapun yang tersimpan dalam kegaiban hati akan tampak pada kenyataan lahir

Permohonan anda kepada selain Dia adalah karena sedikitnya rasa malu anda kepada-Nya
Permohonan anda dari selain kepada-Nya adalah karena anda jauh dari-Nya

Tekad orang yg berusaha mencapai makrifatullah tidak ingin berhenti pada apa yg telah dibukakan untuknya, melainkan (ketika ia ingin berhenti) ada suara hakikat memperingatkannya : “Yang kau cari berada didepanmu !” Begitu pula tatkala tampak berbagai keindahan alam, hakikat alam itu menegur: “Sesungguhnya kami adalah fitnah, maka janganlah engkau terpedaya !”

Menunda amal sambil menunggu waktu luang, adalah sikap yang timbul dari kedunguan hati

Bagaimana mungkin terbayangkan bahwa Allah ta’ala teralingi sesuatu, padahal seandainya tidak ada Dia, tentu segalanya tidak bakal ada

Di antara perkara yang menunjukkan adanya kekuasaan Allah Ta’ala ialah Dia berkuasa menghalangi anda dari-Nya dengan sesuatu yang sebenarnya tidak ada bersama-Nya

Seluruh alam beserta isinya itu gelap Yang membuatnya menjadi terang hanyalah nur Alah SWT yang haq

Barangsiapa melihat sesuatu dialam ini tetapi tidak menyaksikan Allah SWT didalamnya, atau disisinya, atau dibelakangnya atau didepannya, berarti nur itu telah membuatnya silau dan ia terhalang dari sinar makrifatullah oleh kabut segala yang wujud ini

Bagaimana mungkin hati bisa bersinar jika bermacam gambaran makhluk masih melekat pada cermin hati ?

Bagaimana seseorang dapat melangkah menemui Allah SWT sedangkan ia terbelenggu oleh syahwatnya ?

Bagaimana seseorang akan mampu berkeinginan keras untuk masuk ke penghadapan Allah SWT padahal ia belum suci dari jinabat kelalaiannya ?

Bagaimana seseorang dapat mengharapkan agar sanggup memahami berbagai rahasia yang halus sementara ia belum sempat bertaubat dari kesalahan-kesalahannya ?

Jenis amal itu bermacam-macam, lantaran bermacam-macamnya juga keadaan yang datang ke dalam hati

Amal itu laksana sosok yang kokoh, sedangkan jiwanya adalah wujudnya rahasia ikhlas yang terdapat didalamnya

Manakala Allah SWT telah membukakan jalan “makrifatullah” buat anda, jangan hiraukan lagi amal anda yang cuma sedikit itu

Karena bila Allah SWT membuka jalan itu, hanyalah lantaran Dia berkehendak menampakkan anugerah-Nya kepada anda

Tidakkah anda tahu bahwa pemberian makrifatullah itu merupakan anugerah Allah SWT kepada anda, sementara amal-amal yang anda perbuat adalah hadiah anda kepada-Nya ?

Dimanakah letak keseimbangan antara hadiah anda kepada-Nya dengan anugerah Allah SWT kepada anda ?

Belum terwujudnya janji Allah SWT walaupun waktunya telah ditentukan, janganlah sekali-kali menjadikan anda ragu terhadap janji Allah ta’ala itu agar tidak membuat cacat penglihatan hati dan memadamkan cahaya hati anda

Terlambatnya masa pemberian oleh Allah SWT sesudah anda merengek-rengek berdo’a, janganlah menyebabkan anda berputus asa

Karena Allah SWT telah menanggung terkabulnya do’a anda menurut pilihan-Nya buat anda, bukan menurut apa yang anda pilih untuk diri anda, serta pada saat yang Dia kehendaki dan bukan pada saat yang anda inginkan

Di antara tanda-tanda sifat mengandalkan amal sendiri ialah kurangnya pengharapan terhadap rahmad Allah SWT, di saat melakukan kesalahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: