Perjalanan waktu


Perjalanan waktu boleh jadi terasa ringkih dan lamban. Meski demikian di tengah keringkihannya di temukan kepastian yang terus melaju dan maju. Ia bergulir dengan iramanya yang tetap dan akan terus bergulir tanpa “keinginan” kembali, meninggalkan jejak-jejak kaki kehidupan ini menuju gerbang keabadian. Perjalanan waktulah yang menjadikan kita, dikatakan sudah dewasa, hari ini. Waktulah yang “merekayasa”, hingga hari ini kita bisa di panggil kakak, ayah, ibu, kakek, kemudian almarhum. Waktulah yang selalu menghadiahi kita masa lalu. Ia pula yang menyeret kita agar mempunyai harapan, cita-cita, mimpi dan keinginan besar yang mesti di raih di masa datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: