Ketika anak yang dicintainya mengalami sakit


Menjadi orang tua adalah keniscayaan bagi setiap insan yang telah berkomitmen untuk menikah. Pernikahan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan kelak akan melahirkan anak-anak yang akan meneruskan garis keturunannya. Kehadiran anak-anak dalam kehidupan rumah tangga menjadikan hidup lebih bermakna.

Kebahagiaan akan terpancar dari wajah-wajah kedua orang tua menyaksikan anak-anaknya lahir, tumbuh dan berkembang sesuai fitrahnya. Adakalanya mereka menjadi repot dan lelah pada saat merawat anak-anaknya. Meskipun demikian mereka menjalaninya dengan senang hati.

Perasaan senang, gembira, dan bahagia ini adakalanya berubah menjadi sedih, galau dan khawatir ketika anak yang dicintainya mengalami sakit. Ini yang terjadi pada diri saya. Anak saya sedang sakit. Walau sakit panas biasa, tak urung membuat saya bersedih. Biasanya dia bergembira, tertawa-tawa menggemaskan, saat ini rewel.

Ya Alloh yang maha menyembuhkan. Sembuhkanlah anakku. Pulihkanlah dia seperti sediakala. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: