Potensi kawasan karst (batu gamping) yang ada di Kabupaten Kutai Timur diharapkan menjadi salah satu objek wisata daerah di masa mendatang. Bahkan tim peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kutim H Didi Suryadi, pekan lalu melakukan pemetaan wilayah kawasan karst.
Dari penelitian yang dilakukan selama ini, di sejumlah goa bukit karst ditemukan peninggalan sejarah yang berusia hingga puluhan ribu tahun. Diantaranya pecahan gerabah, keramik, lukisan tangan, hingga fosil manusia purba.
Posted by Budi Nugroho 