Diklat Penelusuran Informasi: Modul 3

09/11/2011

Modul 3
Three Information Retrieval Systems
Download: 3-Contoh-contoh Penelusuran Informasi.ppt


Contoh-contoh Penelusuran Informasi

09/11/2011

Each of the three information retrieval systems indexes a set
of documents:

  1. What documents does Google index? (keyword: political party)
  2. What documents does the Library of Congress catalog index? (keyword: public policy)
  3. What documents does Medline index? (keyword: AIDS)

In each case are you searching surrogates or the full text of
documents?

Kita akan menentukan :

1. Jenis dokumen mencakup format file (doc, ppt, pdf, dll), sifat tulisan (ilmiah atau populer), tahun

2. Kata kunci tersebut ditemukan dimana?


Diklat Penelusuran Informasi : Modul 0, 1 dan 2

09/11/2011

Modul 0

Sponsor pemberi dana untuk penelitian tidak hanya untuk melakukan kegiatan penelitian, tetapi sesungguhnya berharap agar hasil-2 penelitiannya dapat dibuat artikelnya agar dibaca oleh mhs, ilmuwan atau masyarakat lain secara luas untuk diambil manfaatnya.
Download: 0-Pendahuluan.pptx

Modul 1
This course studies techniques and human factors in discovering information in online information systems. Methods that are covered include techniques for searching, browsing and filtering information, descriptive metadata, the use of classification systems and thesauruses, with examples from Web search systems and digital libraries.
Download: 1-Pengantar Penelusuran Informasi.ppt

Modul 2
Major Categories of Methods
Exact matching (Boolean)
Ranking by similarity to query (vector space model)
Ranking of matches by importance of documents (PageRank)
Combination methods
Course begins with Boolean, then similarity methods, then
importance methods.
Download: 2-Penelusuran Informasi Berbasis Teks.ppt


Diklat Teknik Penelusuran Informasi Ilmiah untuk Peneliti di Lingkungan Setjen DPR

08/11/2011

Beberapa hari ke depan saya berkesempatan hadir sebagai fasilitator dalam kegiatan Diklat Penelusuran Informasi Ilmiah untuk Peneliti di Lingkungan Setjen DPR. Menarik sekali dialog dan berbagi pengetahuan yang saya lakukan dengan para peserta. Diklat ini berguna sekali untuk kawan-kawan di Setjen DPR, tidak hanya peneliti tetapi juga perancang perundang-undangan (legal drafter). Saya mengetahui dari salah satu peserta (mas Budi Prasetyo), bahwa dalam penyusunan naskah akademik suatu undang-undang, memerlukan kolaborasi tiga pihak, yaitu peneliti, perancang perundang-undangan dan pakar/ahli.

Belakangan beban kerja kawan-kawan Setjen nampaknya semakin meningkat, mengingat kecenderungan pengajuan undang-undang dalam tahun-tahun terakhir ini lebih didominasi dari kalangan dewan, bukan dari pemerintah (dalam hal ini kementerian atau lembaga). Hal ini semakin menunjukkan peran penting Pusat Pengkajian dan Pengolahan Data dan Informasi Setjen DPR dalam menfasilitasi dan memberikan masukan bagi dewan dalam penyusunan suatu undang-undang tertentu.

Perubahan dan perkembangan informasi terjadi dengan amat cepat, sebagai akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keterampilan menelusur informasi ilmiah sangat diperlukan baik oleh kalangan industri, akademisi, maupun masyarakat pada umumnya.

Akhir – akhir ini penelusuran informasi menjadi lebih diperlukan dikarenakan adanya ledakan informasi yang semakin hari semakin bertambah banyak. Beragamnya bentuk media penyimpanan informasi khususnya dalam bentuk pangkalan data elektronik (internet, CD-ROM, dan OPAC), memerlukan penguasaan dan pemilihan sumber sumber informasi dengan lebih baik. Pengguna informasi dituntut untuk dapat mengembangkan kemampuaannya, agar dapat mengumpulkan informasi secara cepat, tepat, efisien sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Program pelatihan ini membahas tentang teknik dan strategi penelusuran informasi dari sumber-sumber informasi yang tersedia di perpustakaan dan internet yang sangat luas dan banyak. Hal yang sangat penting adalah memilih sumber yang terbaik dari berbagai tipe informasi dan metode penelusuran yang paling efektif. Bahkan yang lebih penting lagi adalah mengevaluasi dan menganalisis informasi yang diperoleh.


Forum Koordinasi Pengelolaan Data Dan Informasi Iptek di NTB

13/12/2010

Salah satu permasalahan pokok yang merupakan kebutuhan dan tantangan bagi para peneliti, akademisi, perekayasa maupun pejabat pengambil keputusan adalah kurangnya data dan informasi iptek yang memadai dan akurat. Oleh karena itu salah satu program Asdep Data & Informasi Iptek Kementerian Riset & Teknologi (KRT) adalah menyelenggarakan diskusi dengan stakeholder di beberapa daerah. Kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 30 November – 1 Desember 2010 dilaksanakan dalam rangka mengajak para pengambil kebijakan dan peneliti dalam menyediakan dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian iptek. Diskusi melibatkan perwakilan Kantor Bappeda Provinsi NTB, Lembaga Penelitian Universitas Mataram (Lemlit Unram), dan UPT Pengembangan Bio Industri Laut Mataram LIPI.

Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 808 other followers