BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Walaupun berjarak sekitar 250 Km dari muara sungai Barito, perairan di sekitar pulau Matasiri, Kalimantan Selatan ternyata masih dipengaruhi oleh air tawar. Sejumlah biota dan tumbuhan di lokasi tersebut pun ternyata diketahui dapat toleran dengan masa air tawar yang signifikan, seperti Chaetodon Octofasciatus dan karang-karang Baoulder.
Hal tersebut merupakan sejumlah penemuan yang diperoleh oleh tim “Ekspedisi Kalimantan”, yang digelar pada 19 Desember-1 November lalu, oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Ditjen Perguruan Tinggi (Dikti).
Posted by Budi Nugroho 