Karyawan keluar?

04/01/2012

Om, kalau ada karyawan yang berpotensi, tetapi bermasalah, kemudian dia keluar/dikeluarkan, apakah berpengaruh terhadap organisasi kita?

Hmm…, kalau jangka pendek mungkin berpengaruh, tetapi kalau jangka panjang ya tidak masalah, kan organisasi bisa me-rekrut karyawan baru“.

Proses keluar/masuknya karyawan ke dalam suatu organisasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang menggambarkan bahwa organisasi tersebut selalu berubah.

Dalam organisasi akan selalu ada konflik. Tinggal bagaimana karyawan menyikapinya. Sikap mau menang sendiri tidak akan berpengaruh baik. Ada tidaknya kita dalam organisasi tidak akan banyak pengaruhnya.


Pengolahan Literatur

30/12/2011

Hari-hari belakangan ini merupakan hari-hari yang dipenuhi dengan keterkejutan. Bagaimana tidak, baru saja pada tanggal 23 Desember yang lalu saya menerima penugasan baru yang sama sekali tidak terbayang sebelumnya. Saya ditempatkan di unit kerja yang menangani pengolahan literatur di PDII LIPI.

Pengolahan literatur? Benda apakah itu? Saya memulai memperbaharui pengetahuan saya mengenai pengolahan literatur melalui penelusuran di mesin pencari Google. Mengejutkan, dengan kata kunci “pengolahan literatur”, saya tidak mendapati temuan yang relevan. Wah, saya pikir kata kunci tersebut akan membantu saya karena terdengar sangat akrab di lingkungan PDII LIPI, apalagi menjadi nama dari salah satu unit kerjanya.

Read the rest of this entry »


Menyambut Kongres IA-ITB ke-8

22/11/2011

Kemarin sore saya menghadiri undangan talkshow mengenai visi IPTEK Indonesia di Kampus LIPI Jakarta. Undangan yang hadir adalah para alumni ITB dari kalangan peneliti LIPI.

Menarik juga.

Terkait dengan telah dekatnya agenda Kongres IA-ITB ke-8, yang tentunya akan memilih pemimpin baru IA-ITB, talkshow sore itu menjadi sarana sosialisasi para kandidat untuk menyampaikan visi, misi dan programnya.

Tema talkshow yang mengangkat masalah IPTEK Indonesia agaknya disesuaikan dengan audiens yang mayoritas peneliti.

Alumni ITB di LIPI mencapai 350 orang lebih, sebagian memegang posisi-posisi strategis. Bahkan 4 dari G8 LIPI adalah alumni ITB.

Mudah-mudahan pemimpin baru IA-ITB mampu mewujudkan visi IPTEK Indonesia yang akan menjadi pondasi kebangkitan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.


Merintis usaha sampingan

17/11/2011

“Bi, tolong transfer ke rekening teh N, untuk pembayaran pesenan baju kaos muslimah, kerudung dan baju anak bulan lalu. Alhamdulillah sebagian sudah laku!”

“Iya, mudah-mudahan rintisan usaha kita lancar ya Mi. Jangan lupa sebagian harus kita sisihkan sebagai infaq. Semoga Alloh SWT memberikan keberkahan kepada kita. Amin.”

Percakapan di atas adalah percakapan sepasang suami istri muda yang sedang merintis usaha sampingan untuk menambah penghasilan keluarga.

Untuk mendapatkan penghasilan tambahan ada empat cara yang bisa Anda lakukan. Yakni bekerja pada orang lain, bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian, membuka usaha sampingan, atau melakukan investasi.

Dari keempat hal tersebut, membuka usaha sampingan biasanya merupakan cara yang cukup baik untuk mendapatkan peng-hasilan tambahan. Dengan membuka usaha sampingan, pertama-tama Anda mungkin harus terlibat penuh didalamnya. Tapi lama kelamaan, bila usaha itu besar, Anda bisa menyerahkan pengelolaannya pada orang lain, sehingga Anda bisa punya lebih banyak waktu. Sementara pemasukan terus berjalan.

Bandingkan dengan apabila Anda bekerja pada orang lain atau bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian. Bekerja pada orang lain jelas Anda harus mengikuti jam kerja yang disyaratkan. Sedangkan bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian, biasanya Anda bisa menentukan waktu kerja Anda sendiri, tapi tetap saja Anda akan sibuk. -klik di sini untuk link sumber-


Strategi pemasaran

17/11/2011

Ada saja cara orang memasarkan produk atau jasanya. Pepatah bahwa konsumen adalah raja masih sangat relevan. Pemasaran (Inggris:Marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju. -klik disini untuk link sumber-


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 808 other followers