Saat tepat tes mantoux


Ada sejumlah pemeriksaan untuk memastikan TBC, tapi yang paling menentukan adalah tes Mantoux

TBC merupakan penyakit yang disebabkan kuman Mycrobacterium tuberculosis. Kuman ini ditemukan oleh Robert Koch pada tahun 1882. Bisa juga disebabkan oleh kuman Mycobacterium bovis yang terdapat pada susu sapi yang tidak dipasteurisasi. Sayangnya, menegakkan diagnosis TBC secara pasti pada anak sangat sulit. Saking sulitnya sering terjadi overdiagnosis, dimana dokter terlalu cepat memvonis padahal data yang dimilikinya masih minim.

Hal ini kemudian sering kali diikuti overtreatment alias pengobatan yang berlebihan. Akibatnya, konsekuensi yang diterima anak tidak ringan. Pasalnya, anak harus mengonsumsi 2-3 jenis obat sekaligus minimal selama 6 bulan atau bahkan lebih. Pengobatan yang tidak tepat ini tentu saja amat berisiko mengganggu fungsi hati, saraf pendengaran dan organ-organ tubuhnya yang lain.

Di lain pihak ditemukan juga underdiagnosis alias diagnosis yang terlambat hingga berbuntut menjadi undertreatment. Hal ini sama-sama bisa membahayakan anak. Soalnya, anak penderita TBC perlu mendapat penanganan segera secara tepat. Bila tidak, jiwa anak pun menjadi taruhannya.

Untuk mendapatkan diagnosis tepat, tes Mantoux dilakukan jika anak menujukkan gejala-gejala berikut:

1. MMBB (Masalah Makan dan Berat Badan)

Bila anak sulit makan dan memiliki berat badan yang kurang dari rata-rata anak seusianya, orangtua patut waspada. Atau, ada peningkatan berat badan tapi tak sesuai alias masih di bawah jumlah yang semestinya (tidak sesuai dengan yang tertera pada KMS/Kartu Menuju Sehat).

2. Mudah sakit

Anak sakit batuk pilek wajar saja. Bedanya, anak yang terinfeksi TB akan lebih mudah tertulari penyakit. Jika orang di lingkungan sekitarnya batuk pilek, anak mudah tertulari atau sebulan sekali mesti sakit. Kondisi ini patut mendapat perhatian.

3. Lemah, letih, lesu dan tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas

Anak-anak dengan TB, umumnya terlihat berbeda dari anak kebanyakan yang sehat dalam beraktivitas. Ia tampak lemah, lesu dan tidak bersemangat.

4. Reaksi cepat BCG

Pada lokasi suntik vaksin BCG akan timbul tanda menyerupai bisul. Jika reaksi ini muncul lebih cepat, misalnya seminggu setelah pemberian, berarti tubuh anak sudah terinfeksi TB. Padahal normalnya, tanda itu paling cepat muncul pada 2 minggu setelah anak divaksinasi BCG. Namun rata-rata, benjolan pada kulit muncul setelah 4­6 minggu.

4. Batuk berulang

Batuk berkepanjangan merupakan gejala yang paling dikenal di kalangan masyarakat sebagai pertanda TBC. Batuk yang awalnya berupa batuk kering kemudian lama-kelamaan berlendir dan berlangsung selama 2 minggu lebih, merupakan salah satu tanda TBC. Gejala ini akan muncul bila sudah terdapat gangguan di paru-paru. Hanya saja, bedakan dari batuk alergi dan asma.

5. Benjolan di leher

Pembesaran kelenjar getah bening di leher samping dan di atas tulang selangkangan bisa saja merupakan tanda TBC. Soalnya, kelenjar getah bening merupakan salah satu benteng pertahanan terhadap serangan kuman. Kelenjar ini akan membesar bila diserang kuman. Namun, meski merupakan salah satu gejala TB, tidak semua pembengkakan kelenjar getah bening adalah gejala penyakit TB. Bisa jadi pembengkakan itu karena adanya infeksi atau radang di tenggorokan.

6. Demam dan berkeringat di malam hari

Gejala awal TBC biasanya muncul demam pada sore dan malam hari, disertai keluarnya keringat. Gejala ini dapat berulang beberapa waktu kemudian. Namun hal ini tetap belum dapat memastikan kalau anak menderita TBC. Tidak selalu anak-anak yang berkeringat di malam hari menderita TB. Keringat tidur justru merupakan pertanda sistem metabolisme yang sedang aktif bekerja. Tak heran, pada saat tidurlah anak-anak mengalami metabolisme yang pesat.

7. Diare persisten

Diare akibat TBC biasanya tidak kunjung sembuh dengan pengobatan biasa. Sebagai orangtua, kita bisa membantu dokter untuk menjelaskan apakah gejala-gejala di atas memang muncul pada anak atau tidak; berapa lama berlangsungnya, dan seberapa sering gejala-gejala tersebut muncul. Nah, dari pengamatan kita sehari-hari ini dokter akan sangat terbantu untuk mendiagnosis penyakit anak serta memutuskan apakah perlu dijalani tes Mantoux atau tidak.

PROSES TES

Tes Mantoux dilakukan dengan cara menyuntikkan protein dari kuman Mycobacterium tuberculosis pada lengan bawah anak. Agar hasilnya akurat, penyuntikannya harus benar-benar teliti. Bahan yang dimasukkan harus dengan dosis tepat dan masuk sepenuhnya ke dalam kulit, bukan di bawah kulit. Kemudian, reaksi yang dihasilkan harus dibaca tepat waktu.

Untuk memastikan anak terinfeksi kuman TBC atau tidak, akan dilihat indurasinya setelah 48-72 jam. Indurasi ini ditandai dengan bentuk kemerahan dan benjolan yang muncul di area sekitar suntikan. Bila nilai indurasinya 0-4 mm, maka dinyatakan negatif. Bila 5-9 mm dinilai meragukan, sedangkan di atas 10 mm dinyatakan positif.

Setelah hasil Mantoux dinyatakan positif, anak sebaiknya diikutkan pada serangkaian pemeriksaan lainnya. Salah satunya adalah rontgen yang bertujuan mendeteksi TBC lebih detail lewat kondisi paru yang tergambar dalam foto rontgen dan dan tes darah. Tes mantoux dilakukan lebih dulu karena hasil rontgen tidak dapat diandalkan untuk menentukan adanya infeksi kuman TB. Bercak putih yang mungkin terlihat pada hasil foto bisa memiliki banyak penyebab. Anak yang sedang menderita batuk pilek pun kemungkinan memiliki bercak putih di paru. Jadi, tes Mantoux sangat perlu, tak cukup hanya rontgen paru.

Namun dokter juga harus mencermati adanya tanda negatif palsu. Mungkin saja hasil tes menunjukkan negatif, tapi sebenarnya anak menderita TBC. Hal ini bisa terjadi pada anak-anak yang kondisi tubuhnya sangat buruk, seperti anak yang mengalami kekurangan gizi atau sedang menderita sakit berat. Disamping pemeriksaan di atas, ciri-ciri lain dari TBC pun harus dicermati. Misalnya apakah anak kurus, sering sakit, mengalami pembesaran kelenjar getah bening dan sebagainya.

TES BAYI BARU LAHIR

Bila saat mengandung si ibu menderita TBC bisa saja bayi akan terkena TBC begitu dilahirkan. Ini disebut dengan TBC kongenital dan bayi harus segera dites Mantoux pada usia sekitar 1 bulan. Usahakan jangan di bawah 1 bulan karena dapat memberi reaksi negatif meski boleh jadi si bayi tersebut menderita TBC. Itu karena sistem imun bayi usia ini masih belum baik. Kendati kasusnya sangat jarang ditemui, setidaknya orangtua dapat segera mengatasinya bila bayinya memang positif TBC.

Narasumber:

dr. Ema Nurhaema, Sp.A dari RSUP Persahabatan, Jakarta

dr. Darmawan Budi Setyanto, SpA(K), Ahli Respirologi Anak dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

About these ads

75 Responses to Saat tepat tes mantoux

  1. theten says:

    dgn cara apa aja penularan tbc bs terjadi.

  2. mas ayu says:

    anak sy kembar usia 9 bln bbl 3,2 dan 3,1 dgn Panjang 48, saat ini Bb hy 8.5 dan 8 kl dgn Panjang 68. pertanyaan 1.apakah bb mereka normal
    2.apakah keringat yang berlebih di kepala/rambut dapat di jadikan ciri tbc.krn mereka kepalanya mudah skali keringatan bahkan padaa saat tidur di kamar ber ac
    3.pernah terkena disentri namun bb tdk turun byk

  3. Budi Nugroho says:

    #theten: biasanya tbc menular bila ada kontak langsung dengan penderita

    #mas ayu: selamat ya mempunyai anak kembar, anda pasti bahagia sekali. cara paling mudah untuk mengetahui apakah pertumbuhan bayi kita normal atau tidak adalah dengan memperhatikan grafik pertumbuhan di KMS (Kartu Menuju Sehat). keringat yang berlebih belum tentu merupakan tanda-tanda tbc. bisa jadi karena metabolisme tubuh yang bagus dari anak kita. disentri disebabkan oleh bakteri, kalau penanganannya cepat tidak akan membahayakan. menurut saya tidak ada hubungan langsung antara tbc dengan disentri. pengalaman saya pada saat anak saya mengalami tanda-tanda mirip tbc, saya segera berkonsultasi dengan dokter.

  4. muslimin says:

    anak saya 4,8 tahun. pernah demam disertai batuk, menurut dokter menderita bronchopnemonie, Hasil foto dokter keterangannya Bronchopneumonie spesifik. Sebenarnya sakit apakah ini? radang paru atau apa dok?

  5. Budi Nugroho says:

    #muslimin: koreksi dulu pak. bukan saya dokternya, saya hanya mengumpulkan beberapa tulisan mengenai tes mantoux. untuk kasus anak bapak, biasanya dokter telah memberikan saran terapi yang harus diikuti dengan disiplin. sebaiknya konsultasi dengan dokter keluarga bapak agar penanganan kasus anak bapat dapat segera diatasi. saya doakan semoga anak bapak lekas pulih seperti sedia kala.

  6. nissa says:

    assalamualaikum….
    dok, di leher saya terdapat benjolan sebesar kelereng dan makin lama makin membesar. setelah di periksakan ke rumah sakit ternyata saya mengalami TBC kelenjar berdasarkan PPD test dan tes PA (saya kurang hapal nama tesnya apa). tapi sewaktu tes dahak, hasilnya negatif. swaktu saya menanyakan pada dokter yang menangani saya, apakah TB kelenjar ini menular melalui alat-alat makan atau makan bareng ama temen dlm satu tempat, dokternya bilang ga pa2. tapi perawat yang ada di situ mewanti2 supaya bila makan jangan bercampur dengan orang lain. jadi gimana dok, apa saya harus mengisolasi diri atau bebas aja makan bareng… makasih!

  7. samsul says:

    anak saya perempuan 10 bln.bb7.7 tb69.lahir cesar.didiagnosa Tb berdasarkan foto rontgen yg ada fleknya, dan tes darah yang menunnjukkan enap darah 14 dan Hb rendah. yang bikin saya bingung berat badan memang naik perlahan. tapi tidak pernah sakit, demam,batuk,pilek.anakku lincah tapi mata agak cekung. diare terkadang biasanya kalau ibunya makan pedas. apa benar anak saya tb ya?

  8. Desy says:

    Aku mau tanya,bila mantoux tes dilakukan, apakah hasilnya dalam waktu 48 jam sudah dapat dinyatakan akurat? Dan apakah bila area penyuntikan tersebut tidak di tutupi kasa akan mempengaruhi hasil?
    Terima kasih atas penjelasannya.

  9. Rusdi says:

    Anak saya laki2 19 bln(11kg)sdh 1mgg makan obat TB Bagaimanakah ternyata tdk kena Tbc krn hasil mantouxnya negatif,hanya dilihat dr rontgen.Bgmn menghentikannya?Saya takut sekali,tolong penyelasannya..

  10. ade says:

    saya mau tanya dok saya menderita tbc kelenjar getah bening, dan saya udah minum obatnya selama 14 bln, kata dokter tempat saya berobat saya udah sembuh tapi di paru paru saya ada flek nya, jd gimana tu dok?

  11. echa says:

    Assalamualaikum ….

    Dok saya mau tanya ni, anak saya skr umurnya 14 bulan dan divonis sama dokter menderita TB Kelenjar dan diharuskan untuk berobat selama 6 bulan. saya takut untuk memberikan pengobatan tersebut karena efek sampingnya apalagi saya tidak yakin kalau anak saya menderita TB Kelenjar hanya dari hasil Tes Rontgen aja dok.

    Dok saya kurang paham dengan hasil yang ditujukan oleh foto Rontgen tsb. disitu dituliskan:

    a. Cor/Aorta: Normal

    Chamber tidak membesar

    b. Lung
    – Hillus lebar dan kasar
    – Corakan bronchovasculer paru ramai dan kasar
    – Tampak Infiltrat a/r hiller – perihiller – parahiller – retrocardial

    Sesuai dengan : TB Kelenjar – Lama – Aspek aktif

    c. soft tissue dan Skeletal : Normal

    tolong donk dok diartikan artinya apa, trimakasi banyak sebelumnya dok, semoga saya bisa mendapat pencerahan.

  12. paulus darem says:

    dok anak kami sekarang berumur 3, 2 bulan sulit makan dan ada pembengkakan kelenjar. sejak umur 2 tahun anak kami sering batuk-batuk, ada pembengkakan kelenjar disamping telinga. setelah periksa dokter dinyatakan kena TB lalu kami berobat untuk 6 bulan pertama. pengobatannya juga tidak tuntas dan sering putus lalu kamilanjutkan lagi sampai 9 bulan juga sering putus. lalu kami pindah kedokter lain dengan mengkonsumsi obat yg sama. ada perubahan namun kami mengehentikan pengobatan khawatir berdampak pada anak kami. setelah beberapa bulan dihentikan lalu timbul lagi kelenjar dibelakang telinga dengan berat badan yg tak kunjung naik dan sulit sekali makan. pertanyaan saya apakah anak saya benar mengalami penyakit TB kelenjar sehingga berpengaruh pada pertumbuhannya. sekarang kami berobat lagi ke dokter pertama dengan harapan bisa sembuh apakah ada resiko dengan banyak obat yg diberikan kepada anak kami bgaimana dampaknya nanti ?

  13. Budi Nugroho says:

    #nissa,samsul,Desy,Rusdi,ade,echa,paulus darem: bapak dan ibu yang baik hati, sebelumnya saya ucaplkan terima kasih atas kunjungannya ke blog saya yang sederhana ini. sekali lagi saya koreksi dulu bapak dan ibu sekalian, bukan saya dokternya, saya hanya mengumpulkan beberapa tulisan mengenai tes mantoux. kebetulan beberapa waktu yang lalu anak saya (usia 2,5 th) suspect tbc/flek paru-paru, jadi saya mencari informasi mengenai hal itu dan ketemulah artikel ini. tapi alhamdulillah, anak saya sehat-sehat saja, tes mantoux juga negatif. untuk kasus anak bapak dan ibu , biasanya dokter telah memberikan saran terapi yang harus diikuti dengan disiplin. sebaiknya konsultasi dengan dokter keluarga bapak agar penanganan kasus anak bapat dapat segera diatasi. saya doakan semoga anak bapak lekas pulih seperti sedia kala.

  14. anto says:

    dok, saya punya keponakan ne usia nya sekitar 3 bulan, seminggu sebelumnya, dia sering bermain dengan orang pengidap TBC. trus akhir2 ne dia terus batuk dan nampaknya berdahak, kakak saya dah bawa dia ke dokter dan dah dikasi obat ama dokter tapi ampe sekarang batuknya belum redah2. dokter si bilang kalo batuk nya diakibatkan infeksi soalnya saat kami bawa kw dokter, dokter mendengar batuk keponakan saya itu.. apakah ini sudah terjanmgkit TB ya dok???? kalo ia apa yang harus kami lakukan??????? apakah kami perlu memberi dia vaksin yang dapat mencegah TBC???? dan kalo boleh tau apa yang mengakibatkan terjadinya infiksi seperti yang telah dikatakan oleh dokter tersebut. sebelumnya saya mengucapakan TRIMAKASIH DOKTER

  15. septi says:

    dok, anak saya 10bl 3hr, berat bdnnya cuma 6,9kg, BB waktu lahir 2,7kg lahir dengan proses caesar terencana dan maju 3mg dr jadwl kelahiran. Yang saya mau saya tanyakan, perlukah anak saya tes mantoux? karena penambahan bb setiap bulannya lambat sekali. Tetapi dalam keseharian anak saya cukup aktif, naik turun tangga dengan merangkak, gigi sudah tumbuh 8bh.sebelumnya saya ucapkan terimakasihbanyak dok..

  16. nopri says:

    saya saat ini sedang menderita TB kelenjar kurang lebih 1 buln, saya baru menyadari setelah timbul benjolan dileher kanan saya. aetelah itu saya periksa kedokter bedah dan ketika sampai saya dirujuk untuk melakukan tes biopsi dan hasilnya saya positif TB kelenja, bagaimana cara pengobatan TB kelenjar???????? apa obat yang harus dikonsumsi?

  17. LELY says:

    Dokter… tolong saya, saya udah 8 (delapan) tahun mengidap TB KELENJAR. Duh Dokter kebal sekali penyakitku ini. Ini memang kesalahan saya. Thn 2002 saya baru menyadari periksa ke Dokter Bedah kalo ada benjolan di leher sebelah kiri padahal tu benjolan udah ada sejak 2000. Ternyata setelah test PAP saya terkena TB Kelenjar ada bahasa latinnya tapi lupa. terus saya menjalani pengobatan 6 bulan. Saya sembuh, tapi selang 2 tahun ada lagi sebelah kanan, saya periksa lagi, tapi sampai sekarang belum ilang malah ada lengan sebelah kanan, bagian selangkangan paha. Saya sekarang suruh minum obat PEHADOXIN FORTE SETIAP HARI SEUMUR HIDUP SAYA. Tolong Dokter, kenapa harus seumur hidup? apa tidak bisa sembuh?

  18. rommy says:

    anak saya umur 7 tahun8 bulan ,dalam semingu ini timbul benjolan dileher dan sakitkalau nengok kekanan atau kekiri,sebelumnya badanya panas demam,mual,batuk.tapi setelah saya beri proris,dan aktifed mulai membaik.setelah 5hari kemudian benjolannya mulai menghilang panas mulai turun. tp beberapa hari kemudian benjolanya timbul lagi dan katanya sakit.kemudian saya bawa kedokter umum saranya untuk dimauntox.apa mauntox tidak ada efek samping buat anak, dan seandainya ada gejala tbc apakah bisa disembuhkan total.terimakasih

  19. rommy says:

    jika dilakukan test mauntox apakah lebih baik dalam kedaan sakit atau sehat.

  20. [...] Narasumber: dr. Ema Nurhaema, Sp.A dari RSUP Persahabatan, Jakarta dr. Darmawan Budi Setyanto, SpA(K), Ahli Respirologi Anak dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta [...]

  21. dikdik says:

    Dok anak saya 4.5 bulan ada benjolan diketiak kata dokter diindikasikan pengidap penyakit TBC, apakah indikator penyakit TBc hanya bisa dilihat pada benjolan diketiaknya saja atau perlu melakukan tes lain.terimakasih

  22. putu adnyani says:

    dok sy memiliki benjolan kcl2 dileher kiri (4) kadang2 terasa gatal,,saya divonis oleh dokter menderita tbc kelenjar dan saat ini tengah menjalani pengobatan (sudah berjalan selama 4 bln )..umur sy 27 th.
    sy sdh menjalani test mantuk hslnya negatif,test darah hasilnya jg negatif, hsl rontcennya ada bercak sedikit.
    sy sdh berobat 3 bln tp blm ada perubahan sama sekali…
    apakah mungkin dokter saya salah diagnosa?tolong sy dok,sy hrs berobt kemana?
    mohon infonya dok,,
    terimakasih.

  23. Ocha says:

    Dok, sya diterima beasiswa di Jerman tapi persyaratan yang harus saya penuhi adalah saya harus mengisi form medical check up yang sangat banyak sekitar 5 lembar. Setelah saya sampai pun saya harus screening infeksi. Pihak mereka mengatakan hasil final tergantung dari kondisi kesehatan saya, permasalahannya saya pernah pembesaran kelenjar TB dan pengobatan 1 tahun, dokter sudah bilang saya sembuh, tapi setelah itu saya ga pernah tes lagi.

    Sekarang saya tengah menunggu hasil lab dari Prodia, tapi dokter rujukan saya tetap ingin menuliskan riwayat penyakit TB saya. Itu membuat saya ngeri, apakah riwayat pernah mendapatkan penyakit ini akan berpengaruh terhadap kelulusan saya? juga apakah penyakit TB saya bisa berulang lagi dan mungkin terdekteksi pada hasil lab ini (karena dokter itu mengatakan benjolah kelenjarnya masih ada padahal saya merasa sudah ga ada?

    Mohon penjelasan Dok, karena saya benar-beanr mengharapkan beasiswa ini

    Thx

  24. mala says:

    dokter,,
    saya ingin tanya saudara saya batuk sugak 3 mgg dan batuknya tidak berdahak, kadang suka demam tiba2, lemes, tidak nafsu makan, sudah berobat di 3 tmpt rumah sakit tapi tidak ada tanggapan yang serius..menurut dokter apa ya penyebabnya dan bagaimana solusinya ?…
    terimakasi..

  25. mala says:

    dokter,,
    saya ingin tanya saudara saya batuk sudah 3 mgg dan batuknya tidak berdahak, kadang suka demam tiba2, lemes, tidak nafsu makan, sudah berobat di 3 tmpt rumah sakit tapi tidak ada tanggapan yang serius..menurut dokter apa ya penyebabnya dan bagaimana solusinya ?…
    terimakasi..

  26. linda says:

    dok, anak sy 2 bulan lalu batuk pilek,lalu sy pergi kdokter “DESA PUTERA” panas tinggi lalu dokter memberikan tes mantuk, dan dia bilang dia curiga TBC,lalu dia memberikan obat dan saran berebat slama 6 bulan tapi sy ragu krana dkeluarga sy tdk ada yg sakit TBC,so sy harus gmn????

  27. Salina says:

    Salam..

    Dok, saya mau tanya mengenai batuk yg diderita Ibuku. Jenis awalnya seprti batuk kering yg tidak terus menerus, dlm arti datangnya tiba2, jika sdg datang tak henti2 batuk dlw waktu beberapa jam, hingga ngikil dan buang air kecil. Tetapi jika tidak datang baik2 saja.

    Maaf dok, tolong dijelaskan dong, apakah ini gejala TBC? jika sdg datang tersiksa bgt dok melihatnya, krn tanpa jeda.

    Saya tunggu penjelasannya, terima kasih banyak ya Dok.

    Wassalam,

  28. tha says:

    Dok saat ini saya mempunyai Tb kelenjar oleh Dr SPDnya saya di beri obat TB tapi saya mengalami alergi gatal dan badan sedikit panas (bkn deman). Lalu saya kembali ke dokternya lalu saya diberi obat alergi tapi gatal dan panasnya msh ada, lalu sebaiknya apa yg mesti saya lakukan melanjutkan minum obat tsb atau harus putus obat? apakah efek dr minum obat tersebut emang begitu ?

  29. CLOUD says:

    Halo dok,
    mohon dibalasnya cepat yah..
    saya baru saja tes mantoux kemarin.
    hari ini saat baru bangun pagi, tangan saya ada benjolan sebesar kira2 11 mm.
    tapi ini baru hari pertama saja.
    yang saya mau tanyakan, apakah pada hari kedua benjolan ini akan bertambah besar atau akan menyusut?

    saya sangat yakin sekali kalau saya tidak mengidap pemyakit TBC, saya sudah pernah melakukan pemeriksaan di luar negeri (2 tempat) dan memang hasilnya negatif.
    tapi sekarang saya melakukan pemeriksaan lagi karena memang syarat untuk bekerja harus dilakukan pemeriksaan ini. Bagaimana dok?
    kalau saya memang sengaja diberatkan agar membeli obat2 an yg harganya cukup mahal dan berisiko untuk dikonsumsi,klebih baiik saya tidak meng-konsumsinya kan? kemungkina kalao saya tidak meng-konsumsi saya akan tidak mendapatkan perkerjaan ini. apa ada tempat yang bisa saya proses untuk meng-complain clinic yg bersangkutan tersebut? misalnya ikatan dokter paru-paru indonesia,atau mungkin departmen kesehatan ,atau yg lainnya?
    terima kasih dok.

  30. bunda atha says:

    Dok…saya py 2 anak, keduanya ketika umur 1 th divonis tb oleh DSA nya dan telah selesai menjalani pengobatan.Anak pertama sekarang berumur 7,5 th dan anak kedua berumur 2,4 th.Bahkan si bungsu hrs opname ketika divonis tb krn byknya dahak dan sertai sesak nafas.Perlu dokter ketahui saya penderita alergi (asmanya lumanyan)dan yg terberat alerginya si kecil..berat badan susah naik walau byk makan, sering batuk pilek,kulit sering kemerahan seperti gigitan nyamuk.Sekarang si kecil sdg batuk berdahak, oleh DSA nya diberi antibiotik sirup,dan fisioterapi infra red, obt udah habis tp btk tak kunjung sembuh..menurut dokter dr riwayatnya apakah anak saya batuk tb or batuk alergi? saya tinggal di cilacap..dimana kalau ingin tes mantoux terdekat? terima kasih banyak dok…

  31. Wim Permana says:

    Thanks mas budi. saya adalah salah satu job seeker yang gagal tes medical check up gara2 di paru2 saya ada fleknya.

    dugaan awal sih TB, tapi masih ada kemungkinan lain karena berdasarkan tes dahak, saya dinyatakan negatif TB. berarti sekarang waktunya untuk tes mantoux….

    thanks banget mas atas sharingnya. semoga allah membalas dengan pahala jariah. amin.

  32. nina says:

    hallo pak budi…
    anak saya 2 tahun 2 bulan BB 12Kg, laki2…dilehernya (bukan blakang telinga) ada benjolan sebesar kacang tanah..pernah priksa ke DSA (2 bulan yang lalu)katanya suruh nunggu kira2 nanti membesar ato ga, or menyebar ato ga…nah sampe saat ini benjolan ini tidak membesar n tidak mengecil, tidak menyebar. gimana ya baiknya menurut pak budi..
    thank’s atas responya

  33. keyko says:

    saya punya adik umr 10 th brt badannya 24kg normal ga ya dok,trus dia ada kelenjar di leher yg suks bikin pegel leher nya cepat capek klo nulis kdg pegalnya sampe ke tangan ,kaki klo aktipitas lincah makan banyak walau awalnya hrs dipaksa tp badannya kurus pertanyaan saya apakah adik saya kena tbc kelenjar?apa boleh minum firavit? yrims ats jwbnnya saya tunggu

  34. Budi Nugroho says:

    #all: senang sekali bisa berbagi informasi melalui blog ini. mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

  35. Teguh Wibowo says:

    Dok, sy mw tanya..
    Apa efek sampng dari tes mantoux??
    Apa efek sampng dari obat TB?
    Adakah obat herbal untuk anak yang sakit TB?
    Mohon balasanya..trimakasih..

  36. tamin j says:

    dok saya (+) tbc kelenjar dr hsl PA pengobatan sdh 8 bln tapi dlm pengobatan tsb timbul lg benjolan di ketiak ,emang bisa timbul gejala lagi dlm proses pengobatan,terimakasih.

  37. Tari says:

    saya punya anak usia 15 bulan, sejak usia mulai 9 bln ia sering bgt batuk, hingga di di fisioterapi dan pernah jg msk rs karena batuk, apakah hal tersebut termasuk TB jg???tetapi napsu makan dan BAB lancar, jg dy terlihat ceria jika bermain, hanya saja berat badannya ssh naik, papa-nya mmg punya alergi, dan dktr jg menyatakan kalau anak saya punya bakat alergi. Mohon penjelasannya. thx

  38. Linda says:

    di usia 22 tahun saya telah di diagnosis menderita TB.tapi saya jarang batuk. dan anak saya sudah tertular TB dari saya. masalahnya saya tidak bisa mengkonsumsi obat TB.yang terdiri dari triple drugs itu(Rifampisin,INH,pirazinamid).lambung dan hati saya terasa sangat sakit luar biasa apabila menkonsumsinya.akhirnya saya dilema.mau sembuh dengan rutin mengkonsumsi obatny. tapi tubuh saya menolaknnya.lalu obat apa yang bisa untuk saya.mohon sokusinya dok.ths

  39. Sherly says:

    Dok sm mau tnya,ada ga ya obat tradisional yg dpt mnyembuhkn klnjar tbc ?
    Dan apakah penyakit klnjar tbc ada hubungannya dngan detak jantung yg kadang deg2kan tp kdang hilang?jg tdk berirama?
    Tlong ya dok hal dijlskan serinci-rincinya.
    Trma ksh

  40. ochie says:

    saya memiliki anak usia 2,3 tahun, sejak lahir, di leher sebelah kanan anak saya ada benjolan kecil…sampai sekarang belum pernah saya periksakan,.. sampai sekarang benjolan itu masih ada dan membesar dan menjadi 2 benjolan, yang ingin saya tanyakan, benjolan apa itu????berbahaya atau tidak??

  41. wiwin says:

    usia anak saya 2 tahun,baru ketahuan ada benjolan dileher setelah anak saya sering sakit2an (demam,batuk,pilek)selalu berulang-ulang,akhirnya saya berganti-ganti dr untuk lebih memastikan penyebab penyakitnya tersebut. tes darah dan rontgen sudah sya lakukan, dan dari dokter(dr) tersebut muncul beberapa diagnosa dr 1 bilang kalo anak saya terkena tb (nb:anak saya telah mengkonsumsi 2 minggu obat flek), dr yg ke2 bilang anak saya tidak terkena tb dan harus melakukan mantouk tes(saya hentikan obat tsb) lalu saya cari dr yg ke 3 untuk lebih memastikan, akhirnya dr tsb menyarankan melakukan tes mantouk, saya pun mengikuti anjuranya ktanya hari jumat 23 juli jam 12.30 tes tersebut akan dibacakan tapi saya lihat(jam23.14) dari bekas suntikannya tidak ada pembekakan, yang saya pertanyakan apakah ada efek samping dari tes mantouk tsb terhadap anak saya dan apakah anak saya terjangkit tb? sebagai tambahan anak saya alergi susu sapi, tolong jawabanya secepatnya dan apa yang harus saya lakukan dari mulai makan(apa yg harus dikonsumsi) dan yg tidak boleh dikonsumsi

  42. [...] The busiest day of the year was December 1st with 133 views. The most popular post that day was Saat tepat tes mantoux. [...]

  43. ummi Haura says:

    Salam kenal, saya Umminya Haura (3 Thn 2 Bln). Anak saya pernah disarankan test Mantoux, karena dokternya melihat ada benjolan dibagian kiri dan kanan leher anak saya, tapi dokter spesialisnya pernah bilang nunggu Batuk Fileknya sembuh dulu. Apakah tes mantoux dilakukan setelah anak sembuh dari batuk/sakitnya dulu, sekarang anak saya ada batuk tapi biasanya hanya pada malam hari saja. Oya, anak saya tidak ada bermasalah dengan makannya tapi nda bisa gemuk juga tapi tambah tinggi (sekarang tingginya 94 cm, BB 11 Kg). Saya khawatir anak saya menderita Tb, dan apakah obat yang diberikan harus tepat jadwal (jam) mengingat kadang anak saya susah kadang nda mau minum obat, dan bentuk obat berupa apa (puyer a/ sirup dan ada berapa macam??? terima kasih atas jawabannya.

  44. may says:

    lam kenal dok.anak sy batuk mulai desember 2010 kmrn smp skrg.tp beberapa hr ini sdh jrg btknya.kmrn2 sy bw ke dr.spesialis.mrk menyarankan utk ronsen,tes darh,tes mantoux.sy ikuti sran dr itu.hsl ronsennya diparu2 anak sy ada flek.led nya 10.sblmnya ank sy jrg skali skt,klu soal makan mmg sjk bayi dia aga ssh,klu makn diemut.hg bb nya ssh naik.umur anak sy skrg 4,4 bln,bb nya 12 kg.blakangan mmg bdanya srg sumeng,dia tdr mmg slalu berkeringt sjk dulu.tp dia tdk diare,klu sy priksa lhrnya tdk ada benjolan,tp dr hsl ronsen tsb dr blg anak sy terinfeksi tb.sy blm yakin hg sy berniat melakukan tes mauntoux.tp smp skrg suhu bdannya msh sk sumeng.bs kah dia ttp di tes mantoux ya dok?apa menurut dr anak sy mmg terinfeksi tb?atas jwbnya sy ucapkan tks.

  45. razedsgn says:

    jika benjolan tbc di kelenjar pecah, apa yang akan terjadi?

    trmksh

  46. Arief Zunaidi says:

    sore Dok..anak saya laki laki berumur 5 tahun , sudah sekitar 3 minggu ini dia batuk dan kami sudah melakukan tes mantoux juga rontgen paru paru / photo torax dan as per analisa dokter / lab hasil nya negative / tidak ada kelainan.hanya saja saya heran terhadap typical batuknya yg selalu menyerang di malam hari ( mulai jam 10 – 4 subuh ) dengan intensitas sekitar 30 menit sekali dengan durasi sekitar 5 menit setiap kali batuk.mohon saran dan pencerahannya apa yg harus saya lakukan dan hindarkan dari anak saya,serta obat apa yg cocok untuk anak saya.

  47. ive says:

    seberapa besar kemungkinan bayi menderita TBC,Jika ibu yg melahirkannya positif,tp sejak lahir lgsg di jauhkan dari ibunya.klwpun mmg bayi tersebut positif pengobatan apa yg harus di lakukakn pd bayi 1 bulan?thx

  48. mamatole says:

    izin share ya di sini ya. THX

  49. yanti says:

    mohon info. apabila benjolan tbc kelenjar semkin membesar padahal obat2 tbc tetap rutin diminum. rifampicin. inh. ethambutol dan pyrazinamide.
    Adakah tindakan agak benjolan dpt mengecil dan hilang tanpa operasi?
    terimakasih.
    inum. rifampicin. inh. ethambutol dan pyrazinamide.
    Adakah tindakan agak benjolan dpt mengecil dan hilang tanpa operasi?
    terimakasih.

  50. dw says:

    saya mau tanya dok, anak saya 2thn, stlh tes mantoux hslnya 0.9mm, bgmn penangannya? dr rmh skt diberi 3 mcm obat, tp sulit sekali memberi kpd ank saya, krn takut ank saya trauma mkny sy tdk terlalu memaksa

  51. rini says:

    saya mau tanya dok… anak saya perempuan usia 2,7 thn. berat badanya 12 kg. susah sekali makan. saya sudah test darahnya dan ternyata negatif tbc. sering keringat di malam hari. apakah saya perlu tst mantoux lagi. mohon sarannya dokter. terima kasih.

  52. rini says:

    ikutan gabung nanya ya dok, saya punya keponakan berusia sekitar 1,5 th, tp kurus sekali, dan tidak mau makan (nasi or kue or roti or susu, dll) sama sekali, hampir masuk kategori gizi buruk, keponakan saya itu hanya mau nya asi saja
    apa yang harus dilakukan kakak saya tuk terapi anak nya itu, sementara mereka sudah konsul ke dokter anak tp tidak menunjukkan hasil yang diinginkan, terimakasih atas tanggapan nya.

  53. obat herbal says:

    obat herbal…

    [...]Saat tepat tes mantoux « Budi Nugroho | Islam, Artikel, Tata Kelola TI, Knowledge Management, Perpustakaan, Riset, Beasiswa, Call for Papers, Catatan[...]…

  54. setya says:

    Tanya dok anak saya perempuan bulan februar 2012i genap 12 bulan, berat 7 kg, pada kms pas di garis kuning atas, apa perlu tes tb, dari ciri yg anda tulis cuma indikatornya berat badan yg kurang dari anak saya. trim’s

  55. Rizal says:

    Berapa lama penularannya terjadi? Dari orang yg sakit ke orang yg belum sakit? Trm ksh

    • ann says:

      mau share info atas pertanyaan mas Rizal :

      Kuman TB yang masuk melalui pernafasan menetap di alveolus. Infeksi dimulai ketika ia berhasil berkembang biak dengan cara membelah diri di Paru mengakibatkan peradangan di dalam paru, yang disebut sebagai kompleks primer. Waktu antara terjadinya infeksi sampai pembentukan kompleks primer adalah 4-6 minggu. Adanya infeksi dibuktikan dengan tes kulit dengan hasil positif.

      Perkembangan selanjutnya tergantung dari daya tahan tubuh. Pada umumnya reaksi daya tahan tubuh dapat menghentikan perkembangan kuman TB. Meskipun demikian, ada beberapa kuman akan menetap sebagai kuman persiter atau dormant (tidur). Kadang-kadang daya tahan tubuh tidak mampu menghentikan perkembangan kuman, akibatnya dalam beberapa bulan, yang bersangkutan akan menjadi penderita Tuberkolusis. Masa inkubasi diperkirakan sekitar 6 bulan.

  56. ann says:

    Sebelumnya terima kasih ya mas Budi, artikel ini sangat bermanfaat bagi saya.
    Soalnya anak saya baru mendapat suntik mantoux itu.
    Beberapa gejala memang terjadi pada anak saya (Rafa, 3 thn) seperti mudah sakit apalagi kalo kecapean, tiba-tiba demam sore hari sampe beberapa hari dan terjadi lumayan sering 2-3 bulan sekali, ada pembengkakan kelenjar di lehernya, susah naik berat badan.
    Hasilnya sieh ga positif tapi sempet merah (kata dokter ada kuman/bakteri, bukan tbc) dan diberikan Sanprima syrup untuk 7 hari.
    Mau tanya boleh ? selain penularan dari penderita, apa ada penyebab lain tbc ? apa perokok bisa menularkan kuman/bakteri itu ?
    Terima kasih mas Budi :)

  57. salsabila putri says:

    dok., saya mau nanya apakah tes mantoux hanya di peruntukan untuk anak-anak saja.,?
    utk dewasa bgmn.,? Apakah hanya dengan rongten thorax dan tes dahak.,?
    terima kasih

  58. nenie says:

    maaf dok mau tanya. anak sy usia 8 bln bb 6 kg beratnya susah naek sejak usia 4 bln.minumnya susah tp makan bubur slalu habis.di tangan&kaki ada bentol merah kyk gigitan nyamuk.uda sy bw ke DSA diberi salep noroid&disarankan tes mantoux.anak sy jrg batuk, trakhir batuk 2 bln lalu.dia jg jrg sakit&gerakannya lincah slalu ceria. pertanyaan :apa perlu tes mantoux?

  59. indah says:

    biaya tes mantoux brp ya?

  60. nova h Said says:

    Siang Dok, ♏аϋ tanya, saat usia 1,5 th anak saya d diagnosa terkena TBC kelenjar setelah beberapa rangkaian test seperti mantoux dsb, lalu menjalani proses pengobatan selama 6 bln, dan sekarang anak saya sudah berusia 3th tp kemarin saya menemukan benjolan baru d bawah telinganya, saya khawatir itu masih ada hub. Dg sakit TBC wktu itu, yg ♏аϋ dtanyakan adakan kemungkinan kl anak saya terinfeksi lagi, atau bagaimana analisanya menurut Dokter? Terimakasih sebelumnya..

  61. sinta says:

    sore dok….anak saya yang pertama umurnya 3 tahun di diagnosa terkena tbc karena kontak dengan pengasuhnya yang terserang tbc….dan telah menjalani pengobatan selama 5 bulan sisa 1 bulan lagi yang harus dia jalani….trus anak saya yang kedua berumur 1 tahun dan mereka berdua tidak di asuh orang yang sama….yang jadi pertanyaan saya..adakah kemungkinan anak saya yang kedua terkena juga?haruskah anak saya yang kedua ikut tes mantoux????

  62. PMM says:

    selepas disuntik mantoux di dapati 10mm, apakah ia benar-benar positif?

  63. Risa Napitupulu says:

    Malam dok…
    Dok… Mo nanya neh…
    Anak saya berumur 7 bulan, 3 minggu yg lalu melakukan uji mauntox dgn hasil indurasinya 12mm shg dokternya memvonis anak saya kena virus tbc sementara gejala2 tbc tidak ada pada anak saya malah anak saya sangat aktif & berat badanyapun tiap bulan meningkat, dan setelah semua orang yg dirumah diperiksa ( tes darah & foto thorax ) hasilnya negatif.. Yang menjadi pertanyaan saya apa mungkin anak saya bisa kena tbc??? Sementara anak saya seharian sama saya & ayahnya. Saat ini kami telah menjalani pengobatan selama 3 minggu ke dokter spesial anak, akan tetapi saya ragu melanjutkannya krn tanda2 penyakit tbc tdk ada pada anak saya… Mohon dok penjelasannya apakah dgn uji mauntox itu akurat membuktikan bayi saya sakit TBC??

    Trimakasih

  64. rie'n says:

    Sya kta’y mndrta flek paru..akn ttpi sya tdk ykin krna cri2 org yg mndrita tbc itu tdk sya alami.sya memng sering btuk brdhak lbh dr 3 bln,dan sya jg sring skit.akn ttpi itu smwa d krna kn sya pnya alergi/asma jg.skrg sya hrs brobt 6bln,lalu bgaimana cra sya untk mmbdkan antara btuk alergi dgn tbc?krna sya tdk mau smpai trjdi overdiagnosis.mhon pnjelsn’y

  65. ita says:

    Dear Dokter,

    Dok saya mau konsultasi, anak saya usia 18 bulan BB nya hanya 10kg susah sekali untuk naik BBnya, dia cukup aktif dan jarang sekali sakit. Tetapi makannya susah, sudah berbagai vitamin saya berikan agar anak saya gemuk, namun tetap tidak gemuk. Dan disarankan untuk anak saya test Mantoux, berapa biaya untuk test mantoux tersebut?

  66. Egisya pamella says:

    Mau nanya.! Apabila hasil mantoux 10 tapi scoring 2 apakah termasuk tb anak!

  67. irma says:

    dok mau tanya anak saya udah 3 tahun berat bdan hanya 11 kg setahun lalu anak saya didiagnosa tb paru menjalani pengobatan sampai 9 bulan.Tpi sekarang anak saya mengeluhkan ada nyeri di dada?Apa anak saya terinveksi tb lagi dok.

  68. meling says:

    kalau hasil mantuk negatif apakah anak saya perlu menjalani pemerikasaan yang lain untuk mengetahui kenapa sebulan sekali pasti badannya badan

  69. sumiyati says:

    Anak.ku 1.5 th dr hsl suntik mantok negatif tp dr rongen kok tb primer aktif… saya hrs gmn?

  70. lana says:

    saya mau tanya ?
    saya pernah di rontgen hasilnya positif flek tetapi saya tdk batuk brdahak hanya berat bdan saya menurun.
    trus saya tes dahak hasilnya pun negatif.

    yg saya tanyakan apa saya bnr2 skt flek atau tdk ?

  71. Lince Abdullah says:

    Bayi saya 8 bln lebih 20hri,tp BB nya kurang dr bb Normal bayi seusia dia, wktu lahir 2,9kg skrg cuma 6,4,alhamduliilah bayi sya dri lahir blm prnh flu atw batuk,klopun pilek,paling cm 2-3hri °ϋ∂αђ° sembuh,tanpa hrus di beri obat2an,nah bbrp hri lalu,bayi sya tiba2 pns,mulut kemerahan,makan’a sdikt,idung’a pun sprti pilek,krna pns tubuh’a msh 38-39 sy belum berani mmbrikan obat pereda pns’a,pas di ats 39 baru sya berani mmbrikan pereda pns’a,tentu’a sesuai dgn petunjuk pemakaian,dan itu pun tdk kontinyu saya ksih,alhasil hri 3 benar ilang pns’a,dn makan’a pun kmbali banyak,tp tetep sya bwa ke dokter,krna khawatir dgn BB nya yg rendah,dojter pun memberikan obat pilek&batuk dlm bentuk puyer,serta obat anti virus,dan obat radang’a krna trnyta mulut kemerahan kmrin itu,di sebabkan ada sedikit radang,obat’a pun hrus di habiskan dlm jarak wktu 5hri,dan dokter menyarankan utk test Mantoux pada bayi saya,yg sya ingin tanyakan, apa memang di perlukan utk test Mt ,sdgkan bayi sya sgat aktif,n nafsu makn’a pun baik,,mohon jawaban’a Ƴɑ̤̥̈̊ªª Bu/Pak Dokter,,trimakasih

  72. ika azizah says:

    Dok, kalau setelah mantoux test itu, kulit anak trjadi bentol dan kemerahan tetapi bukan di daerah yg di suntik berarti apa ya? Atau memang efek/alergi terhadap kuman dr mantoux test itu? Dan kalau batuknya itu tdk sering tp nafasnya spti ada dahak di dalamnya, apa jg trmasuk gejala TBC? Trmksh

  73. anita pasaribu says:

    menambah wawasan dan lebih diharapkan menyertakan contoh kasus. Thanks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: